17 Manfaat Baking Soda untuk Wajah, Bahan Multifungsi Perawatan Kulit - E-jurnal
Rabu, 20 Mei 2026 oleh maharani
Perawatan kulit wajah sering kali melibatkan pencarian bahan-bahan alami yang mudah ditemukan di dapur rumah tangga untuk mendukung kesehatan serta tampilan kulit.
Banyak individu yang mengeksplorasi penggunaan bahan dapur tertentu sebagai alternatif eksfoliator atau pembersih wajah guna mengatasi masalah kulit ringan.
Penggunaan bahan-bahan yang bersifat abrasif lembut sering kali dianggap mampu membantu mengangkat sel kulit mati dan membersihkan pori-pori dari sisa kotoran yang menumpuk.
Penting bagi setiap orang untuk memahami bahwa kulit wajah memiliki tingkat keasaman atau pH yang spesifik, sehingga pemilihan bahan perawatan harus dilakukan dengan sangat hati-hati agar tidak merusak pelindung alami kulit.
Manfaat baking soda untuk wajah
-
Eksfoliasi sel kulit mati.
Baking soda memiliki tekstur berbutir halus yang berfungsi sebagai eksfoliator fisik alami bagi kulit wajah. Dengan mengaplikasikannya secara lembut, butiran tersebut dapat membantu mengangkat tumpukan sel kulit mati yang membuat wajah terlihat kusam dan kasar.
Proses ini membantu mempercepat regenerasi kulit sehingga permukaan wajah terasa lebih halus dan tampak lebih cerah setelah penggunaan yang tepat.
-
Membantu mengurangi minyak berlebih.
Kandungan dalam baking soda dikenal memiliki sifat menyerap minyak atau sebum yang berlebihan pada permukaan kulit. Bagi pemilik kulit berminyak, penggunaan bahan ini dapat memberikan efek kering sementara yang membantu mengontrol kilap pada area T-zone.
Namun, penggunaannya harus dibatasi agar tidak menghilangkan kelembapan alami kulit secara drastis yang justru bisa memicu produksi minyak lebih banyak.
-
Membersihkan pori-pori tersumbat.
Pori-pori yang tersumbat oleh kotoran, polusi, dan sisa produk kosmetik sering kali menjadi penyebab utama munculnya komedo.
Baking soda bekerja dengan cara masuk ke dalam pori-pori dan membantu melonggarkan kotoran yang terjebak di dalamnya agar lebih mudah dibersihkan.
Pembersihan mendalam ini secara tidak langsung membantu menjaga kebersihan pori-pori dan mencegah tumpukan kotoran yang membandel.
-
Membantu meredakan peradangan jerawat.
Sifat anti-inflamasi ringan yang dimiliki baking soda sering dikaitkan dengan kemampuannya dalam menenangkan kemerahan akibat jerawat.
Saat diaplikasikan sebagai pasta tipis pada area yang meradang, bahan ini dapat membantu mengurangi rasa nyeri dan pembengkakan pada jerawat yang aktif.
Meskipun demikian, penggunaan ini harus dilakukan secara sangat hati-hati agar tidak menyebabkan iritasi lebih lanjut pada kulit yang sedang sensitif.
-
Mencerahkan warna kulit yang tidak merata.
Penumpukan sel kulit mati adalah salah satu faktor utama yang menyebabkan warna kulit terlihat tidak merata atau tampak kusam.
Dengan rutin melakukan eksfoliasi ringan menggunakan bahan ini, lapisan kulit mati yang gelap dapat terangkat secara bertahap.
Hasilnya, kulit wajah yang baru akan terlihat lebih segar dan memiliki rona yang lebih cerah secara alami seiring berjalannya waktu.
-
Mengeringkan jerawat dengan cepat.
Baking soda bersifat menyerap cairan, sehingga sering digunakan sebagai pertolongan pertama untuk mengeringkan jerawat yang sedang meradang. Dengan menotolkan sedikit campuran baking soda dan air pada jerawat, kelembapan berlebih di area tersebut dapat terserap.
Teknik ini membantu mempercepat proses pengeringan jerawat agar lebih cepat sembuh dan tidak meninggalkan bekas yang dalam.
-
Menyeimbangkan pH kulit dalam kondisi tertentu.
Kulit manusia secara alami memiliki tingkat pH yang sedikit asam, namun penggunaan sabun wajah yang terlalu keras bisa mengganggu keseimbangan ini.
Baking soda bersifat basa, dan dalam larutan yang tepat, dapat membantu menetralkan keasaman yang berlebihan pada permukaan kulit. Penggunaan yang sangat terkontrol dapat membantu mengembalikan keseimbangan kulit ke kondisi yang lebih netral.
-
Membersihkan sisa produk riasan.
Terkadang, produk pembersih wajah biasa tidak cukup kuat untuk mengangkat sisa riasan yang berbahan dasar minyak atau tahan air. Baking soda dapat berfungsi sebagai pembersih tambahan yang membantu meluruhkan sisa-sisa kosmetik yang tertinggal di pori-pori.
Hal ini memastikan wajah benar-benar bersih sebelum beristirahat di malam hari, sehingga mencegah terjadinya penyumbatan pori.
-
Mengurangi tampilan komedo hitam.
Komedo hitam atau blackheads terjadi ketika pori-pori tersumbat oleh minyak yang teroksidasi oleh udara. Sifat abrasif halus dari baking soda dapat membantu mengikis permukaan komedo tersebut secara perlahan.
Dengan penggunaan teratur, komedo yang membandel di area hidung dan dagu dapat berkurang dan membuat tekstur wajah terlihat jauh lebih bersih.
-
Membantu menenangkan rasa gatal akibat iritasi ringan.
Iritasi ringan pada kulit wajah, seperti akibat sengatan matahari atau reaksi alergi ringan, sering menimbulkan rasa gatal yang mengganggu.
Pasta yang dibuat dari baking soda dan air memiliki efek menyejukkan yang dapat meredakan sensasi gatal tersebut dengan cepat. Efek dingin ini memberikan kenyamanan instan bagi kulit yang sedang mengalami peradangan permukaan.
-
Meningkatkan efektivitas masker wajah alami.
Banyak orang menambahkan sedikit baking soda ke dalam campuran masker alami, seperti madu atau yogurt, untuk meningkatkan kinerjanya.
Bahan ini bertindak sebagai agen pembersih yang mempersiapkan kulit agar nutrisi dari bahan masker lain dapat terserap lebih optimal. Kombinasi ini menciptakan perawatan wajah rumahan yang terasa lebih maksimal dalam membersihkan dan menutrisi kulit.
-
Membantu menghaluskan tekstur kulit kasar.
Permukaan kulit yang kasar sering kali disebabkan oleh tekstur yang tidak rata akibat sel kulit mati yang menumpuk.
Dengan melakukan eksfoliasi menggunakan baking soda, kulit menjadi lebih halus saat disentuh karena lapisan permukaan yang kasar telah terangkat. Tekstur kulit yang halus ini juga memudahkan aplikasi produk kosmetik atau pelembap agar menempel lebih sempurna.
-
Efektif sebagai pembersih wajah darurat.
Dalam kondisi mendesak ketika stok pembersih wajah habis, baking soda dapat menjadi alternatif pembersih sementara yang aman. Larutan baking soda encer mampu mengangkat debu dan kotoran harian dengan cukup efektif tanpa menggunakan bahan kimia keras.
Namun, perlu diingat bahwa ini adalah solusi sementara dan bukan untuk pengganti pembersih wajah harian jangka panjang.
-
Mengurangi penumpukan polusi pada wajah.
Aktivitas luar ruangan membuat wajah terpapar polusi udara yang dapat menempel kuat di permukaan kulit. Sifat pembersih dari baking soda membantu menarik partikel polusi tersebut keluar dari pori-pori wajah.
Dengan wajah yang bebas dari residu polusi, risiko munculnya masalah kulit seperti kusam dan jerawat dapat diminimalisir dengan baik.
-
Membantu proses detoksifikasi kulit secara fisik.
Meskipun kulit memiliki sistem detoksifikasi sendiri, bantuan fisik melalui eksfoliasi dapat mempercepat proses pembersihan pori. Baking soda membantu mengangkat kotoran yang menghambat fungsi alami kulit dalam bernapas.
Dengan pori-pori yang bersih, kulit wajah dapat berinteraksi dengan lingkungan dengan lebih baik dan terlihat lebih segar.
-
Ekonomis dan mudah didapat.
Salah satu keunggulan utama baking soda adalah ketersediaannya yang luas dan harganya yang sangat terjangkau dibandingkan produk perawatan wajah komersial.
Ini menjadikannya opsi perawatan yang praktis bagi mereka yang ingin melakukan perawatan kulit tanpa mengeluarkan biaya besar. Kepraktisan ini memungkinkan siapa saja untuk melakukan perawatan wajah secara konsisten di rumah.
-
Bahan yang multifungsi untuk perawatan kulit.
Selain untuk wajah, sisa campuran baking soda yang digunakan untuk perawatan wajah juga bisa dimanfaatkan untuk bagian tubuh lain, seperti siku atau lutut yang kasar.
Sifatnya yang serbaguna menjadikannya salah satu bahan paling efisien untuk dimiliki di rumah. Efektivitasnya dalam berbagai fungsi perawatan menjadikannya bahan andalan yang mendukung kesehatan kulit secara menyeluruh.