16 Manfaat Buah Durian untuk Ibu Hamil, Kandungan Asam Folat yang Tinggi - E-jurnal
Kamis, 4 Juni 2026 oleh maharani
Masa kehamilan merupakan periode krusial di mana asupan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh akan memengaruhi perkembangan janin serta kesehatan ibu secara langsung.
Memilih jenis makanan yang tepat menjadi perhatian utama bagi banyak calon ibu agar kebutuhan energi dan vitamin dapat terpenuhi secara optimal setiap harinya.
Seringkali, muncul keraguan dalam mengonsumsi buah-buahan tertentu yang memiliki aroma kuat dan rasa yang khas karena kekhawatiran akan efek samping bagi kesehatan kandungan.
Padahal, banyak buah tropis yang sebenarnya menyimpan cadangan nutrisi berharga jika dikonsumsi dalam porsi yang wajar dan tidak berlebihan.
Memahami profil gizi dari makanan yang dikonsumsi adalah langkah bijak bagi setiap ibu hamil untuk mendukung sistem kekebalan tubuh yang kuat.
Selain karbohidrat dan protein, berbagai jenis vitamin serta mineral alami dari buah-buahan dapat membantu menjaga stabilitas kondisi fisik selama masa kehamilan yang seringkali menguras energi.
Dengan memperhatikan batasan konsumsi dan kualitas buah yang segar, berbagai potensi bahaya dapat dihindari sehingga ibu bisa mendapatkan nilai gizi maksimal.
Oleh karena itu, mengenali kandungan serta dampak dari asupan buah-buahan yang populer di Indonesia menjadi penting agar tidak terjebak dalam mitos yang beredar di masyarakat.
Manfaat buah durian untuk ibu hamil
- Sumber energi yang cepat. Durian mengandung karbohidrat kompleks dan gula alami yang dapat memberikan lonjakan energi instan bagi ibu hamil yang sering merasa lelah. Hal ini sangat membantu dalam menjalankan aktivitas harian agar tubuh tetap terasa bugar dan tidak mudah lemas.
- Kandungan asam folat yang tinggi. Asam folat merupakan nutrisi krusial untuk mencegah cacat tabung saraf pada janin di awal masa kehamilan. Mengonsumsi durian dalam jumlah terbatas dapat membantu mencukupi kebutuhan harian akan zat penting ini untuk perkembangan sistem saraf bayi.
- Mendukung kesehatan pencernaan. Buah ini memiliki kandungan serat pangan yang cukup baik untuk membantu melancarkan sistem pencernaan. Bagi banyak ibu hamil, masalah sembelit atau konstipasi adalah keluhan umum yang sering terjadi karena perubahan hormon, dan asupan serat dapat membantu mengatasi hal tersebut.
- Kaya akan antioksidan. Durian mengandung senyawa antioksidan seperti polifenol yang berfungsi menangkal radikal bebas dalam tubuh. Perlindungan ini penting untuk menjaga sel-sel tubuh ibu tetap sehat dan mendukung sistem imun yang kuat selama masa kehamilan.
- Membantu mengatur tekanan darah. Kandungan kalium yang terdapat di dalam durian berperan penting dalam menjaga keseimbangan elektrolit dan tekanan darah. Menjaga tekanan darah tetap stabil adalah salah satu kunci untuk mencegah risiko preeklamsia atau komplikasi kehamilan lainnya.
- Menyediakan zat besi. Zat besi sangat dibutuhkan untuk pembentukan sel darah merah dan mencegah anemia pada ibu hamil. Kekurangan zat besi dapat menyebabkan kelelahan ekstrem, sehingga durian bisa menjadi salah satu pelengkap nutrisi untuk menjaga kadar hemoglobin tetap normal.
- Meningkatkan suasana hati. Kandungan asam amino triptofan dalam durian dapat diubah menjadi serotonin di dalam otak, yang berfungsi sebagai hormon kebahagiaan. Hal ini membantu ibu hamil dalam mengelola perubahan suasana hati atau mood swing yang sering terjadi akibat fluktuasi hormon.
- Kandungan vitamin C. Vitamin C bukan hanya baik untuk kekebalan tubuh, tetapi juga berperan penting dalam pembentukan kolagen. Kolagen ini sangat dibutuhkan untuk kesehatan kulit ibu serta membantu penyerapan zat besi dari sumber makanan lain secara lebih optimal.
- Mendukung perkembangan tulang janin. Durian mengandung mineral seperti tembaga, magnesium, dan sedikit kalsium yang diperlukan untuk pertumbuhan struktur tulang dan jaringan janin. Meskipun bukan sumber utama, asupan mineral ini tetap memberikan kontribusi positif jika dikombinasikan dengan makanan bergizi lainnya.
- Kandungan lemak sehat. Lemak yang terkandung dalam durian adalah jenis lemak tak jenuh yang baik untuk kesehatan jantung. Lemak ini diperlukan sebagai cadangan energi yang stabil bagi ibu dan juga mendukung perkembangan otak bayi dalam kandungan.
- Membantu mengurangi gejala mual. Bagi sebagian ibu, rasa durian yang kuat justru dapat membantu menekan sensasi mual atau morning sickness pada tahap awal kehamilan. Namun, efektivitas ini sangat bergantung pada preferensi masing-masing individu dan tidak berlaku sama bagi setiap orang.
- Menjaga kesehatan otot. Kandungan kalium dan magnesium membantu fungsi kontraksi otot yang lebih baik dan mencegah kram kaki. Kram kaki merupakan keluhan yang sering dirasakan ibu hamil terutama di trimester kedua dan ketiga, sehingga asupan mineral ini bisa memberikan kelegaan.
- Mendukung fungsi tiroid. Durian mengandung yodium, mineral yang penting untuk menjaga fungsi kelenjar tiroid tetap optimal. Kelenjar tiroid yang sehat sangat vital dalam mengatur metabolisme tubuh ibu selama masa kehamilan yang kompleks.
- Menjaga kesehatan kulit. Berkat kandungan vitamin dan antioksidan, durian dapat membantu menjaga elastisitas kulit. Ini sangat bermanfaat bagi ibu hamil yang mengalami perubahan fisik seperti peregangan kulit pada area perut agar tetap terjaga kelembapannya.
- Memberikan asupan vitamin B kompleks. Vitamin B seperti tiamin, riboflavin, dan niasin banyak ditemukan dalam durian. Kelompok vitamin ini berfungsi untuk mengubah makanan menjadi energi dan mendukung fungsi saraf yang sehat bagi ibu dan janin.
- Meningkatkan nafsu makan. Bagi ibu hamil yang mengalami penurunan nafsu makan akibat mual atau perubahan indra perasa, aroma dan rasa durian seringkali memicu kembali selera makan. Asupan kalori yang cukup sangat penting agar berat badan janin tetap terjaga sesuai dengan usia kehamilan.